Kop Prasambar

Kop Prasambar
Heading Blog

Selasa, 09 Agustus 2011

RENUNGAN MALAM NUZUNUL QUR'AN (17 RAMADHAN)

Bapak, ibu dan kaum muslimat yang dimuliakan oleh Allah.

Tiada sepatah kata pun yang pantas kita ucapkan untuk mengawali pembicaraan kita ini kecuali ucapan tahmid dan tasyakur kehadirat Allah SWT karena hanya limpahan rahmat, hidayat serta inayatnya kita semua dapat hadir di tempat yang di muliakan ini tanpa ada suatu halangan apapun dalam rangka peringatan nuzulul qur’an.

Hadirin sekalian yang berbahagia.
Nuzulul Qur'an atau turunnya Al-Qur'an yang merupakan kumpulan firman-firman Allah sekaligus merupakan peraturan-peraturan atau garis-garis besar haluannya Islam dalam rangka mencari ridlo Allah SWT adalah jatuh pada tanggal 17 Romadlon.

Para ahli tafsir kenamaan seperti Thabary telah menyatakan bahwa ketika Nabi Muhammad berusia 41 tahun (621 M) berada dalam gua Hira (yang sekarang bernama Jabal Nur) wahyu pertama turun disampaikan oleh Malaikat Jibril kepada Nabi Muhammad secara pasti mengenai tanggal turunnya Al-Qur'an pada tanggal malam 17 Romadlon. Hal ini berdasar keterangan dari firman Allah SWT : “ Kami turunkan (Al-Qur'an) kepada hamba Kami pada hari pemisahan, yaitu pada hari kedua golongan bertemu (berperang)”. ( QS. Al-Anfal : 41)

Yang dimaksud dengan yaumal taqol jama’an (pada hari kedua golongan bertemu) ialah permulaan perang Badar, yang mulai pecah pada malam 17 Romadlon tersebut. Pada waktu itu dua pasukan kaum muslimin mulai bertempur berhadap-hadapan, yaitu antara pasukan kaum muslimin dengan pasukan kaum quraisy.

Dengan merpergunakan istimbath hukum, maka para ahli tafsir telah sepakat bahwa turunnya wahyu pertama adalah pada malam 17 Romadlon.

Hadirin sekalian yangberbahagia.
Sekarang yang menjadi persoalan kita, apa maksudnya Al-Qur'an itu diturunkan kepada Nabi Muhammad saw. Tiada lain hanyalah untuk menjadi pedoman hidup di dunia ini untuk menuju hidup yang lebih langgeng di akhirat kelak, sekaligus menjadi petunjuk dan pembeda anatar yang salah dan yang benar. Sebagaimana dijelaskan dalam QS. Al-بقره : “Dalam bulan Romadlon telah diturunkan Kitab suci Al-Qur'an untuk menjadi pimpinan (petunjuk) bagi manusia dan keteranagn mengenai petunjuk kebenaran itu, dan menjadi pemisah antara yang benar dan yang salah. (QS. Al-Baqarah : 185).

Hadirin sekalian yang berbahagia.
Berangkat dari itu, maka kita di dalam memperingati hari nuzulul qur’an atau turunnya Al-Qur'an yang paling penting hikmah yang kita ambil adalah kita dalam mengarungi hidup di dunia ini hendaknya disesuaikan dengan aturan-aturan Al-Qur'an, kehendak nafsunya disesuaikan dan diperturutkan dengan kandungan Al-Qur'an. Hendanya Al-Qur'an itu kita jadikan pedoman hidup.

Jadikan rujukan atau acuan di dalam hidup yang serba sesuai dengan perkembangan zaman kita. Dari sanalah kita akan memperoleh jawaban yang jelas dan lurus tidakboleh ditawar-tawar lagi dalam rangka mendambakan hidup bahagia di dunia dan di akhirat.
 Terimakasih atas segala perhatiannya

Akhirul kalam wabillahit taufiq walhidayat wassalamu ‘alaikum warohmatullohi wabarokaatuhu.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Buat komentarnya trims banyak..